Minggu, 21 Februari 2010

Kiat Agar Mudah Bangun Shubuh


Keutamaan sholat subuh berjamaah sangatlah besar, sedang melalaikanya adalah berbahaya.


عن عثمان رضي الله عنه عن الرسول الله صلى الله عليه وسلم قال: « من صلى العشاء في جماعة ، فكأنما قام نصف الليل ، ومن صلى الصبح في جماعة ، فكأنما صلى الليل كله » . رواه مسلم

Dari Utsman bin Affan radiallahu anhu dari Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa sallam beliau bersabda: “ Barang siapa sholat isya‘ berjamaah, maka seakan-akan ia sholat separuh malam, dan barang siapa sholat subuh berjamaah, maka seakan-akan ia sholat malam seluruhnya”. (HR: Muslim).

Dan hadits Abu Hurairah radiallahu anhu dari Nabi Shalallahu Alaihi Wa sallam beliau bersabda:

« إن أثقل صلاة على المنافقين صلاة العشاء ، وصلاة الفجر ، ولو يعلمون ما فيها لأتوهما ولو حبوا ، ولقد هممت أن آمر بالصلاة فتقام ، ثم آمر رجلا فيصلي بالناس ، ثم انطلق معي برجال معهم حزم من حطب إلى قوم لا يشهدون الصلاة فأحرق عليهم بيوتهم بالنار » . متفق عليه .

Sesungguhnya sholat yang terberat bagi orang-orang munafik adalah sholat isya’ dan sholat subuh, kalau sekiranya mereka mengetahui apa yang terdapat di dalamnya, niscaya mereka akan mendatangai keduanya meski dengan terjatuh, dan sunggguh aku telah berhasrat untuk memerintahkan seseorang agar mendirikan sholat, kemudian aku meminta seseorang agar menjadi imam, lalu aku pergi bersama orang-orang membawa kayu bakar kepada kaum yang tidak hadir solat, lalu aku bakar mereka dengan rumah-rumah mereka dengan api.” (HR: Bukhari Muslim).

Sarana-sarana yang dapat membantu kita agar mudah untuk bangun menunaikan sholat subuh:
1. Sarana yang paling utama adalah bertaqwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta`ala, memperhatikan perintah sholat berjamaah.

Apabila seorang muslim memiliki perhatian terhadap perintah Allah terkait sholat berjamaah, maka ia akan menemukan – dengan izin-Nya – kemudahan untuk bangun menunaikan sholat subuh.

Ini adalah sesuatu yang telah terbukti, seseorang yang tersibukan perhatiannya dengan sesuatu, ia sering kali tidak akan nyenyak dalam tidurnya, ini sesuatu yang wajar, bahkan hal tersebut terjadi juga pada anak kecil, ketika ia dijanjikan akan diajak pergi tamasya di pagi hari, ia pasti bangun sebelum yang lainya, meski tidak ada seorangpun yang membangunkanya.

2. Tidur di waktu awal (tidak larut malam), dan banyak orang yang mengetahui dengan detail batas waktu kapan ia harus tidur agar dapat bangun subuh, dan jika melampaui batas waktu tersebut ia pasti akan ketinggalan sholat, maka dalam kondisi ini ia tidak boleh begadang hingga melewati batas waktu yang dapat menyebabkanya jatuh ke dalam kelalaian dalam menunaikan kewajiban ini.

3. Menggunakan alat-alat peringatan seperti alarm jam, handphone,dll. Namun ada sebagian orang yang karena terlalu nyenyak tidur hingga tidak dapat mendengar bunyi alarm, dan ada juga sebagian orang yang setiap kali mendengar bunyinya mematikanya tanpa kesadaran.

4. Memanfaatkan teknologi pendingin pada musim panas. Sebagian AC dilengkapi dengan menu yang dapat mengatur waktu nyalah dan mati, dengan demikian dapat dilakukan setting mati satu jam atau beberapa jam sebelum waktu bangun yang diinginkan.

Adapun AC yang tidak dilengkapi dengan teknologi ini, dapat ditambah dengan memasang alat kecil yang disebut dengan timer, caranya dipasang di dinding dapat dapat mengatur lama nyala AC selama dua belas jam, misalnya anda tidur jam satu malam, sedang anda ingin bangun jam tiga, maka letakan alat itu pada angka dua, sehingga AC akan bekerja selama dua jam kemudian langsung mati setelah itu.

Panas cukup dapat mengurangi tidur nyenyak meski mungkin masih belum dapat membangunkanmu sebelum bel alarm menyala.

5. Banyak minum sebelum tidur, dan tidak pergi ke toilet, niscaya rasa ingin buang air akan dapat membangunkanmu tanpa harus menggunakan jam alarm, dengan mencoba anda akan tahu kemanjuran cara ini, dan bagaimana cara ini dapat membantumu bangun pada waktu yang tepat.

6. Terkadang manusia terpaksa harus bergadang karena suatu tuntutan, hingga ia merasa tidak akan dapat bangun pada waktu sholat, maka solusinya adalah dengan merubah posisi tidur, atau merubah alas tidurnya, misalnya tidur di atas lantai tanpa alas, atau tanpa bantal di luar kamar tidurnya, dan begitu seterusnya selalu melakukan perubahan-perubahan yang dapat mengusir tidur yang nyenyak dan dapat meringankan proses bangun.


Sumber : "Agar Anda mudah bangun untuk shalat subuh" karya Abdurrahman bin Shalih Al Sudais


Dipublikasikan ulang dari http://www.islamhouse.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar